Friday, November 13, 2009

Istigfar Berjamaah sesuda sholat

Mengenai istighfar (bacaan astaghfirullah-red) maka hal itu memang waarid (berasal secara shahih dan kuat) dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam; bahwasanya beliau Shallallahu 'alaihi wasallam bila selesai mengucapkan salam, beliau membaca istighfar tiga kali sebelum beliau membalikkan badannya menghadap para shahabatnya.

Sedangkan tata cara seperti membaca istighfar tersebut (dilakukan) secara jama'ah/bersama-sama maka hal itu saya belum menemukan sumber dalilnya. Petunjuk Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam, bahkan seharusnya masing-masing beristighfar untuk dirinya secara sendiri-sendiri, tanpa harus terikat dengan orang lain dan tanpa suara (yang diucapkan) secara berjama'ah/bersama-sama.
Para shahabat dulu juga membaca istighfar (tersebut) secara sendiri-sendiri tanpa suara (yang diucapkan) berjama'ah/bersama-sama, begitu juga generasi-generasi setelah mereka yang hidup dalam abad-abad utama. Jadi, membaca istighfar itu sendiri pada dasarnya adalah sunnah hukumnya setelah memberi salam, akan tetapi membacanya dengan secara jama'ah merupakan perbuatan belum jelas sumber hukumnya.

Baca juga:

  1. Hukum puji-pujian menjelang iqomat 
  2. Terapi Tahajud untuk kesehatan 
  3. Bacaan makmum ketika imam membaca Al Fatihah

0 comments:

Template by : kendhin x-template.blogspot.com